Warga RT 04 Dk.Jati Wetan secara bergotong royong melakukan pengerukan parit (kalen) di sepanjang jalan Dk. Jati Wetan pada minggu (29/10) pagi.

 Pengerukan ini dilakukan untuk mengantisipasi pendangkalan parit yang mengalami sedimentasi. Dengan demikian parit dapat menampung banyak debit air meskipun intensitas hujan tinggi.

Parit yang berada disepanjang jalan ini memang akhir-akhir ini  mengalami pendangkalan yang cukup serius. Ketinggian tidak sampai satu meter. Hal ini dikhawatirkan ketika curah hujan tinggi akan mengakibatkan air meluap dan membahayakan rumah warga yang berlokasi di pinggir parit.

“Ketika curah hujan tinggi, banjir dari parit ini bisa meluap dan masuk ke rumah warga. Dulu rumah saya juga pernah terkena banjir dari parit ini”. Kata salah satu warga

Warga melakukan pengerukan ini dengan alat seadanya. Kebanyakan dari warga menggunakan cangkul. Selain mengalami pendangkalan, juga dipenuhi sampah. Kondisi itu menyebabkan ketika curah hujan tinggi parit meluap menggenangi sawah dan perumahan warga.

 

 

 

 

 

 

“Parit ini memang sudah lama tidak dikeruk sehingga mengalami pendangkalan. Tentunya hal ini tidak bisa dibiarkan karena fungsi parit untuk menampung sekaligus mengalirkan air tidak berfungsi maksimal. Untuk itulah kita lakukan pengerukan hari ini. Semoga dengan pengerukan ini, ketinggian parit kembali dalam sehingga mampu menampung debit air terutama pada saat hujan deras turun,” kata Ketua RT 04, Bapak Casro.

Setelah dilakukan pengerukan, kedalaman parit kembali tinggi. Hal ini diyakini tidak akan menyebabkan air meluap meskipun intensitas air tinggi. Curah hujan yang diperkirakan akan tinggi pada bulan desember, menjadi salah satu alasan pengerukan ini segera dilakukan, sehingga warga tidak perlu merasa takut air meluap. Warga dihimbau agar tidak membuang sampah diparit ini dan  untuk bersama-sama rutin membersihkan dan mengeruk parit.

Kategori: Berita

3 Komentar

BERTEGUH dibawah pohon · 2 November 2017 pada 8:13 am

Kegiatan sgt positif, gtg royong adl kultur masarakat kita jgn sampai luntur di generasi milineal

Aku? T E G U H.. · 2 November 2017 pada 8:17 am

TETEPsmangat…

    AdminDesa · 2 November 2017 pada 8:24 am

    terima kasih atas suportnya… semoga kami tetap konsisten dan desa pasir semakin maju..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *