Media Sosial Dalam Pemerintahan Desa. Apa Kata Mereka?

Media sosial. Siapa yang tidak mengenal istilah tersebut. Seiring perkembangan zaman, peran media sosial dalam kehidupan manusia menjadi hal yang sangat signifikan. Baik sebagai hiburan maupun sebagai media komunikasi. Tidak terkecuali bagi pemerintahan desa Pasir. Keberadaan media sosial telah banyak memberikan banyak dampak positif.

Sebut saja website desa. Keberadaan website desa tentu sangat membantu pemerintahan desa dalam memberikan informasi dan segala berita yang berkaitan dengan pemerintahan. Masyarakat kini dapat menggali informasi berita dengan mudah melalui website. Tidak hanya dapat diakses melalui browser maupun google, masyarakat juga dapat mendownload aplikasinya melalui playstore di android. Masyarakat dapat setiap saat mengakses dan tidak perlu takut ketinggalan informasi.

Beberapa warga yang sempat dimintai pendapatnya mengenai website desa menuturkan bahwa keberadaan website desa sangat bagus sekali. Ini merupakan bentuk dari perkembangan zaman yang harus diikuti.

“Saya merasa sangat bangga karena pemerintah desa pun tidak ketinggalan mengikuti perkembangan zaman” Kata salah seorang warga.

Selain website, pemerintah desa juga memanfaatkan dalah satu media sosial yang lain, yaitu twitter. Melalui twitter ini, segala informasi dapat dipublikasikan ke dunia luar secara cepat. Tidak hanya dalam lingkup desa, tetapi jauh sampai ke lingkup nasional, bahkan dunia.

Sekretaris Desa, Toyib menuturkan bahwa twitter menjadi jembatan informasi yang sangat besar manfaatnya. Segala informasi baik yang kita berikan maupun yang kita serap bisa kita dapatkan hanya dalam hitungan detik. Apalagi menurutnya twitter banyak digunakan oleh lembaga pemerintahan seperti camat, bupati, gubernur, bahkan presiden. Hal ini dapat kita manfaatkan untuk mempromosikan kebudayaan yang ada di desa.

“Sayangnya didesa kami belum tergali potensi desa yang maksimal, seperti tempat wisata maupun kuliner khas. Sehingga tidak dapat kami share melalui twitter. Ujarnya

Kepala Desa Pasir juga menghimbau kepada seluruh aparatur perangkat desa agar berlatih memanfaatkan media social untuk kepentingan pekerjaan. Beliau menuturkan bahwa lewat media social, terutama twitter, nantinya informasi yang berkaitan dengan pemerintahan akan cepat diketahui. “Sebelum surat resmi datang kita sudah tahu lebih dahulu” Kata Dimul Susanto, Kepala Desa Pasir.

Beberapa warga bahkan meminta agar pemerintah desa membuat sebuah halaman facebook. Karena menurut mereka, warga desa khususnya di Desa Pasir cenderung lebih banyak menggunakan facebook ketimbang twitter.

“Kalau bisa dibuatkan facebook. Karena warga desa 90% sudah memiliki akun facebook, sehingga nantinya segala keluhan dapat kami sampaikan melalui facebook”. Tambah salah seorang pemuda yang memang aktif bermain facebook.

“Kami akan sangat senang kalau ada grup facebook yang khusus buat menampung aspirasi kami”. tambah salah satu anggota karang taruna.

Pemerintah Desa akan terus berupaya memaksimalkan peran media sosial sebagai media informasi. Bukan hanya sebagai media hiburan, tetapi lebih kepada penyampaian informasi kepada masyarakat desa pasir khususnya dan masyarakat luar secara umum.

Bagikan Lewat :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *