Sejarah Desa

Sejarah berdirinya Desa Pasir berawal dari dua orang santri dari Pemalang yang bernama Kyai Citra dan kyai Tepos yang masih keturunan Wali Songo.
Kedua orang tersebut mengembara dari pemalang karena penyebaran agama pada saat itu reancam dari penjajah kompeni, sehingga kedua orang tersebut mengembara sampai ditengah hutan jauh dari keramaian. Kemudian kedua orang tersebut mendirikan sebuah padepokan yang lambat laun banyak santri yang berdatangan dari masyarakat sekitar hutan untuk belajar mengaji. Setelah padepokan berkembang kemudian kiyai tepos memutuskan untuk pindah dan menyebarkan agama diwilayah utara masih diwilayah desa pasir tepatnya sekarang menjadi Dukuh Lesung.
Sementara Kiyai Citra masih tetap tinggal di tempat semula hingga akhir hayatnya, dan pada saat beliau wafat berpesan disebuah tongkat bambu (Pring) yang ditancapkan ditempat saat beliau pertama datang. Beliau berpesan Kepada Santri-santrinya untuk menjadikan tempat tersebut sebagai pemukiman dan diberi nama Pasir.
Tongkat yang ditancapkan sekarang tumbuh menjadi rumpun bambu yang sampai sekarang masih tumbuh di wilayah Dukuh Pringsurat.
Kami tidak bisa mendapat informasi yang utuh tentang kapan persisnya Desa Pasir mulai menjadi desa dan mempunyai Pimpinan atau Kepala Desa. Sedikit yang dapat kami Informasikan tentang Nama – nama yang pernah menjabat Kepala Desa di Desa Pasir :

NoTahunNama Kepala DesaKet.
1 - 1954Carbun
21954-1969Subuh Hadi Saputro
31970-1983Ilyas
41983RasiyanPJ
51984-1998Soepari
51998-2002Basori
62002-2003KhudoriPJ
72004-2014Basori
82014ToyibPJ
92015-SekarangDimul Susanto

Bagikan Lewat :